Sabtu, 14 Desember 2013

Cerita Anak



Nama : Peni Prihatin
NPM   : 11144600048
Kelas  : A2 – 11

INDAHNYA PERSAHABATAN DI KOTA SERANGGA

            Hari yang cerah. Pho, Cici, dan Lili sedang duduk di dekat taman. Mereka sedang menunggu Caca lebah sahabat mereka. Mereka akan jalan – jalan ke kota serangga. Hari ini mereka libur sekolah. Jadi mereka berencana untuk jalan – jalan ke kota. Kalau hari libur, kota serangga sangat ramai. Di kota serangga ada pasar yang menjual berbagai keperluan  seperti roti madu, permen, minuman sari jahe dingin,  dan lain sebagainya.
            Mereka sudah menunggu terlalu lama. Caca tidak kunjung datang. Tidak biasanya Caca ingkar janji.
            “Teman – teman, Caca belum juga datang. Bagaimana kalau kita tinggal saja?” Kata Pho.
            “Jangan. Kita sudah berjanji  pada Caca untuk pergi ke kota bersama – sama.” Seru Lili.
            “Tetapi ini sudah siang. Caca belum juga datang.” Kata Pho lagi.
            “Bagaimana kalau kita ke rumah Caca saja? Agar kita tahu kenapa Caca belum datang.” Usul Cici.
            “Baiklah.” Jawab Pho dan Lili.
            Akhirnya mereka bersama – sama pergi ke rumah Caca. Setelah beberapa menit berjalan, mereka sampai di depan rumah Caca. Rumah Caca sangat indah. Di halamannya banyak bunga. Mereka melihat Caca duduk termenung di atas bunga.
            “Caca!” panggil Pho, Cici, dan Lili.
Caca kaget mendengar namanya dipanggil. Setelah tahu bahwa yang memanggil sahabatnya, Caca terbang turun.
            “Caca, kenapa kamu tidak datang?” tanya Lili.
            “Maafkan aku teman – teman. Ibuku sedang sakit. Aku harus menjaganya.” Kata Caca.
            “Bolehkah kami menjengguk ibumu?” Tanya Pho.
            “Tentu saja. Ayo ikut aku.” Jawab Caca.
            Pho, Cici, dan Lili berjalan mengikuti Caca. Akhirnya mereka sampai di dekat ibu Caca berbaring. Ibu Caca terlihat lemas. Mereka hanya melihat sebentar. Kemudian mereka keluar, karena ibu Caca sedang tidur.mereka melanjutkan berbincang – bincang di halaman rumah Caca.
            “Apa ibumu sudah dibawa ke dokter?” tanya Pho.
            “Belum.” Jawab Caca sedih.
            “Bawalah ibumu ke dokter. Agar cepat sembuh.” Kata Lili.
            “Tetapi kami belum punya uang yang cukup.” Jawab Caca.
            “Bolehkah kami membantumu?” tanya Cici.
            “Jangan. Aku tidak mau merepotkan kalian.” Jawab Caca.
            “ Tidak apa – apa. Kita itu sahabat, jadi harus saling menolong.” Jawab Pho.
            Hari sudah sore. Mereka tidak jadi pergi ke kota. Akhirnya mereka berpamitan pulang. Di perjalanan mereka berencana untuk membantu Caca. Mereka akan mengumpulkan uang tabungan mereka. Jika sudah terkumpul, uang itu akan diberikan kepada Caca. Agar ibunya dapat dibawa ke dokter. Jika ibu Caca sudah sembuh, maka Caca dapat bermain lagi bersama mereka.
            Keesokan harinya Pho, Cici, dan Lili berkumpul. Mereka sudah membawa uang tabungan mereka. Setelah siap, mereka segera pergi ke rumah Caca. Sesampainya di rumah Caca, uang itu segera diserahkan kepada Caca dan ibunya. Dengan terharu, Caca dan ibunya mengucapkan terimakasih kepada mereka. Maka bergegaslah Caca pergi ke dokter kumbang. Tidak lama kemudian Caca datang bersama dokter kumbang. Kemudian dokter kumbang segera memeriksa ibu Caca. Setelah memeriksa ibu Caca dan memberinya obat, dokter kumbang segera pulang.
            Setelah dokter kumbang pulang, maka Caca segera memberi obat kepada ibunya. Setelah meminum obat, ibu Caca segera tertidur. Kemudian Pho, Cici, dan Lili  segera berpamitan kepada Caca. Caca mengantarkannya sampai ke halaman depan.
            Pagi harinya Caca sangat bahagia, karena ibunya sudah sehat lagi. Caca dapat kembali masuk sekolah dan bertemu teman – temannya. Dengan penuh semangat, Caca menghampiri Pho, Cici, dan Lili. Mereka sangat senang melihat Caca sudah ceria lagi.
            “Bagaimana kondisi ibumu?” tanya Pho kepada Caca.
            “Alhamdulillah, berkat bantuan kalian ibuku sudah sehat lagi. Terimakasih ya teman – teman.”
            “Syukurlah. Inilah gunanya teman. Kita harus saling membantu.” Jawab Lili.
            “Sebagai ucapan terimakasih, minggu depan ibuku mengajak kita untuk pergi berlibur ke kota serangga.” Kata Caca.
            “Hore!!! Akhirnya kita jadi ke kota serangga.” Seru Pho, Cici, dan Lili.
            Hari yang mereka tunggu – tunggu telah tiba. Saatnya bersenang – senang kawan.

           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar